SISTEM
INFORMASI
(INFORMATION
SYSTEM)
1.0 Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi (SI) adalah sebuah sistem formal,
sosioteknikal, dan organisasional yang dirancang untuk mengumpulkan, memproses,
menyimpan, dan mendistribusikan informasi.
Dari perspektif sosioteknis, sistem informasi
disusun oleh empat komponen yaitu tugas, orang, struktur (atau peran), dan
teknologi. Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu integrasi
komponen untuk pengumpulan, penyimpanan dan pemrosesan data. Data tersebut
kemudian digunakan untuk menyediakan informasi, berkontribusi pada pengetahuan
serta produk digital yang memfasilitasi pengambilan keputusan.
Dengan
kata lain system informasi adalah suatu system
yang dirancang untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan dan
mendistribusikan suatu informasi yang dilakukan oleh empat komponen utama
yaitu: Struktur (peran), Tugas, Orang, dan Teknologi.[1][2][3]
Bisa
disimpulkan bahwa system informasi adalah suatu system yang dibuat oleh manusia
dengan bantuan komputer dan teknologinya untuk memproses sebuah informasi
dengan cara mengumpulkan, mengidentifikasi, memproses dan menyimpan informasi.
Sehingga nantinya informasi tersebut dapat berguna bagi Masyarakat individu
atau Perusahaan.
1.1 Pengertian Sistem Informasi menurut
beberapa ahli:
Berikut adalah pendapat
beberapa ahli tentang Sistem Informasi. [4]
·
John F. Nash
Menjelaskan
bahwa Sistem Informasi adalah gabungan dari manusia, fasilitas maupun
teknologi, media prosedur serta pengendalian yang memiliki maksud untuk menata
jaringan komunikasi yang penting, proses maupun transaksi tertentu secara
rutin.Membantu manajemen serta pemakai intern maupun ekstern dan menyediakan
dasar dari pengambilan Keputusan yang tepat.
·
Robert A. Leitch
Suatu
system yang ada di dalam suatu organisasi yang dapat mempertemukan kebutuhan
pengolahan transaksi harian, mendukung operasi yang bersifat managerial serta
kegiatan strategi dari suatu organisasi tertentu dan menyediakan laporan yang
diperlukan.
·
Henry Lucas
Sistem
informasi adalah suatu kegiatan dari prosedur yang diorganisasikan dan jika
dieksekusi maka akan menyediakan informasi guna mendukung pengambilan Keputusan
serta pengendalian yang ada di dalam.
Berdasarkan
beberapa pendapat para ahli, maka dapat disimpulkan bahwa Sistem informasi merupakan bentuk dari komunikasi sistem yang
dapat mewakili data serta diproses sebagai bentuk dari memori sosial. Sistem
informasi dapat dianggap pula sebagai bahasa semi formal untuk mendukung
manusia dalam mengambil keputusan atau tindakan.
Sistem informasi
merupakan alat atau tools canggih yang dapat menyatukan banyak fungsi berbeda.
Dengan menghubungkan komponen system, memungkinkan departemen IT untuk
mengumpulkan, menyimpan dan memproses informasi dengan effisien dan
mendistribusikan untuk berbagai tujuan. Dapat menghasilkan laporan dalam
berbagai format dan ke berbagai perangkat dengan cepat dan akurat.
1.2 Proses dasar dalam Sistem
Informasi adalah sebagai berikut:
1. INPUT (Masukan)
Sistem mengumpulkan data dan informasi dari berbagai sumber.
2. PROSES (Proses)
Sistem mengubah data mentah menjadi informasi yang bermakna
dengan menerapkan berbagai informasi
seperti menyortir, mengklarisifikasi, menghitung, dan menganalisis.
3. Penyimpanan (Saving)
Sistem informasi yang tersimpan, diproses dengan cara yang
terstruktur dan aman seperti didalam DataBase, sistem penyimpanan atau media
penyimpanan (system cloud).
4. Pengeluaran (Output)
Sistem menyajikan informasi kepada pengguna dalam bentuk
laporan, grafik, bagan, diagram atau dasbord.
5. Masukan (Feedback)
Sistem menggumpulkan umpan balik dari pengguna untuk kepentingan evaluasi kinerja system tersebut.
2.0 Komponen-komponen khas dalam
Sistem Informasi
Sistem Informasi terdiri dari berbagai macam komponen mulai
dari perangkat keras (computer,mouse,keyboard,dsb), perangkat lunak (software),
dan data. Setiap komponen mempunyai peranan masing-masing dan penting dalam
keseluruhan fungsi system.
Komponen tersebut
terdiri dari :
·
Perangkat keras.
Dalam system informasi perangkat keras memiliki peran
penting. Perangkat keras seperti computer dan server sangat penting untuk
menyediakan akses kepada pengguna system, sedangkan server menyediakan ruang penyimpan
untuk data, program dan aplikasi dalam pembemtukan system.
·
Jaringan / Network
Jaringan seperti
Jaringan Area Lokal (LAN), Jaringa Area Luas (WAN), Internet dan cloud sangat
penting untuk menghubungkan berbagai komponen dan memungkinkan akses dari mana
saja dan kemana saja dalam suatu organisasi.
·
Software / Perangkat Lunak
Merupakan bagian dari
system informasi yang tidak kalah penting yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan
dan menggambil data dalam jumlah besar. Software seperti windows, linux (dan
variannya), menyediakan platform dasar.
·
Data
Data adalah komponen
penting lainnya, termasuk data terstruktur yang tersimpan dalam data base
maupun data tidak terstruktur seperti dokumen, teks gambar, maupun audio dan
video file.Pengguna dapat menggunakan atau mengakses data ini melalui berbagai
aplikasi dalam system untuk tujuan pelaporan atau analisis.
·
People atau orang
Orang mempunya peranan
penting dalam mengakses informasi apapun mulai dari administrator yang mengolah
system itu sendiri hingga pengguna yang berinteraksi dengannya setiap waktu.
Seorang administrator
harus bisa dan memahami cara konfigurasi dari perangkat keras dan perangkat
lunak serta memecahkan masalah. Sementara itu, pengguna akhir harus terbiasa
dengan tampilan antarmuka dan belajar melakukan tugasnya dalam system untuk
melakukan pekerjaannya.
·
Proses
Proses lah yang mengatur
bagaimana komponen bekerja sama dalam system informasi sangatlah penting.
Pemimpin Sistem informasi harus menentukan prosedur untuk segala hal.
3.0 Tujuan Sistem Informasi
Tujuan dari system informasi adalah menghasilkan informasi.
Selalu melibatkan data penting yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi
para pemakai. Data yang diolah harus mendukung 3 pilar utama, tepat kepada
orangnya/relevan, tepat waktu/ timelines dan tepat nilainya/akurat.
Keluaran
yang tidak didukung oleh tiga pilar ini tidak dapat dikatakan sebagai informasi
yang berguna, tetapi merupakan sampah (garbage).
4.0 Jenis-jenis Sistem Informasi
Beberapa jenis sistem informasi yang dapat
membantu mengoptimalkan kinerja bisnis, yaitu :
1. Management Information
System (MIS)
2. Knowledge Work
System/Sistem kerja pengetahuan
3. Decision support
system/Sistem pengambilan keputusan
4. Transaction proses
system/Sistem pemrosesan transaksi
5. Executive Information
System/ Sistem informasi eksekutif
5.0 Contoh penerapan dalam
Sistem Informasi
Berikut ini ada beberapa penerapan system informasi dalam
kehidupan sehari-hari dalam dunia bisnis.
·
E-Learning
·
E-Banking
·
E-Commerce
·
Sistem layanan mahasiswa
·
Sistem Booking Online
Demikian
penjelasan mengenai Sistem informasi,komponen-komponen dari system operasi,
tujuan dari system operasi, jenis dan contoh dalam penerapan system operasi.
Semoga
bermanfaat.
.
Referensi:
·
Piccoli, Gabriele; Pigni, Federico
(July 2018). Information
systems for managers: with cases (edisi
ke-4.0). Prospect Press. hlm. 28. ISBN 978-1-943153-50-3. Diarsipkan dari
versi asli tanggal 2019-04-10. Diakses tanggal 25 November 2018.
·
^ O’Hara,
Margaret; Watson, Richard; Cavan, Bruce (1999). "Managing
the three levels of change". Information
Systems Management. 16 (3): 64. doi:10.1201/1078/43197.16.3.19990601/31317.9.
Diakses tanggal 25 November 2018.
·
^ "Information
Systems". 2020-11-12. Diarsipkan dari
versi asli tanggal 2023-01-25. Diakses tanggal 2023-01-28.
·
https://www.gramedia.com/literasi/sistem-informasi
·
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi
·
https://www.techtarget.com/whatis/definition/IS-information-system-or-information-services
·
https://badoystudio.com/contoh-sistem-informasi/
Komentar
Posting Komentar